"SISTEM KOORDINASI HEWAN"
BAB
I PENDAHULUAN
I.1 LATAR BELAKANG
Hewan
mempunyai daya gerak, cepat tanggap terhadap rangsang eksternal, tumbuh
mencapai besar tertentu, serta memerlukan makanan dalam bentuk kompleks. Setiap
individu, baik pada hewan yang uniseluler maupun pada hewan yang multiseluler,
merupakan suatu unit.
Hewan berorganisasi, artinya setiap
bagian dari tubuhnya merupakan subordinate
dari individu sebagai keseluruhan, baik sebagai bagian satu sel maupun seluruh
sel. Suatu organisme hidup baik yang uniseluler maupun yang multiseluler dapat
berada sebagai individu terpisah maupun sebagai suatu agregat/kumpulan yang
bebas satu sama lain (koloni). Sebuah koloni hewan dapat terdiri dari hewan
uniseluler atau hewan multiseluler, namun hewan multiseluler bukan sebuah
koloni hewan uniseluler. Walaupun demikian, ada juga sebuah koloni hewan
multiseluler yang karena aktivitas hidupnya bermanifestasikan suatu kesatuan,
maka koloni itu dianggap sebagai suatu organisme.
